Tahap atau Infrastruktur E-Commerce | Coretan Kuliahku

MAKALAH

TAHAP
ATAU
INFRASTRUKTUR
E-COMMERCE

Mata
Kuliah :
Sistem
Informasi Manajemen

Dosen
Pembimbing :

Abdurrahman
Faris I.H. S.E

Dibuat
oleh:

Abu
Tholib            ( 12 311 099)

Desy
Riskawati     ( 12 311 053)

Khusnul
Khotima ( 12 311 062)

Meylinda
Aviyani   ( 12 311 063)

PROGRAM
STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH GRESIK

2014


 



KATA PENGANTAR

Dengan
memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-NYA, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan
makalah ini untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah

Sistem
Informasi Manajemen

dengan judul

“Tahap
atau Infrastruktur E-Commerce
”.

Kami
memilih judul tersebut dengan maksud agar para pembaca, masyarakat
umum serta mahasisw
a
pada khususnya agar dapat memahami dan mengetahui

tentang
Tahap
atau Infrastruktur E-Commerce
.

Selanjutnya
pada kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan terimakasih
kepada :

  1. Abdurrahman Faris
    I.H. S.E

    yang telah memberikan bimbingan dan arahan kepada kami sehingga
    terwujudnya makalah ini.

  2. Semua
    pihak yang tidak sempat kami sebutkan satu per satu yang turut
    membantu kelancaran dalam penyusunan makalah ini.

Kami
sadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak
kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu kami mohon ma’af serta
mengharap kritik dan saran yang bersifat membangun kesempurnaan
makalah ini.

Akhirnya
dengan iringan do’a yang tulus ikhlas semoga
makalah
ini dapat bermanfa’at bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca
pada umumnya.

Gresik,
17
Mei 2014

Penulis


 

BAB
I

PENDAHULUAN



  1. Latar
    Belakang

Masa
sekarang ini perusaan harus pandai-pandai menentukan keputusan untuk
 memasarkan produknya, maka dibutuhkan sarana yang tepat untuk
dunia pemasarannya. Melalui e-commerce,  pemasaran kepada
konsumen pada umumnya beroperasi berdasarkan prinsip pemasaran massa
dan pemasaran ke bisnis terutama menyibukkan diri dengan masalah
untuk membangun tenaga pemasaran yang tebaik.

Untuk
memanfaatkan kemajuan teknologi guna menunjang keunggulan dari suatu
perusahaan harus dilakukan dengan kebijakan yang terfokus pada metode
pemasaran pada perusahaan, salah satunya yaitu dengan melalui
e-commerce. Sehubungan  dengan itu, pelaku bisnis dalam
perusahaan cenderung ingin mendapatkan pemasaran yang efektif dan
efisien sebagai sarana informasi dalam transaksi.

E-commerce
merupakan terobosan baru dalam dunia informasi, karena dapat
memberikan suatu informasi dalam bentuk lebih menarik, menyenangkan
dan on line setiap saat tanpa batas waktu, asalkan semua perangkat
teknologi memenuhi. Berkaitan dengan itu, perusahaan yang sudah mapan
menjadikan objek dalam penerapan pamasaran  melalui e-commerce.

  1. Rumusan
    Masalah

Berdasarkan
uraian dari latar belakang diatas,maka secara umum rumusan masalah
pada makalah ini adalah sebagai berikut :

  1. Apa
    yang dimaksud dengan e-commerce?

  2. Bagaimana
    pentingnya perusahaan menggunakan e-commerce?

  3. Apa
    saja

    Framework
    E-Commerce
    ?

  4. Apa
    saja

    User
    pada E-Commerce
    ?

  5. Apa
    saja
    infrastruktur
    pada e-commerce?

  6. Apa
    saja
    komponen
    penting pada e-commerce?

  7. Bagaimana
    cara membangun Aplikasi E-Commerce
    ?

  8. Apa
    saja
    kelebihan
    dan kekurangan e-commerce?

  1. Tujuan
    Makalah

Tujuan
dalam pembahasan makalah ini, yang berjudul “Infrastruktur
E-Commerce” berdasarkan rumusan masalah di atas, adalah untuk
membahas hal-hal yang sesuai dengan permasalahan yang diajukan antara
lain :

  1. Untuk
    mengetahui arti dari e-commerce.

  2. Untuk
    mengetahui
    pentingnya
    perusahaan menggunakan e-commerce.

  3. Untuk
    mengetahui

    Framework E-Commerce
    .

  4. Untuk
    mengetahui
    User
    pada E-Commerce.

  5. Untuk
    mengetahui
    infrastruktur
    pada e-commerce.

  6. Untuk
    mengetahui
    komponen
    penting pada e-commerce.

  7. Untuk
    mengetahui

    cara membangun Aplikasi E-Commerce.

  8. Untuk
    mengetahui
    kelebihan
    dan kekurangan e-commerce.

BAB
II

PEMBAHASAN



  1. Pengertian
    E-Commerce

E-commerce
merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang
menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui
transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi
yang dilakukan secara elektronik. M. Suyanto (2003) mengatakan,
e-commerce (EC) merupakan konsep baru yang bisa digambarkan sebagai
proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web internet (Shim,
Qureshi, Siegel, 2000) atau proses jual beli atau pertukaran produk,
jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet
(Turban, Lee, king, Chung, 2000).

Kalakota
dan Whinston (1997) mendefinisikan e-commerce dari beberapa
perspektif berikut:

  1. Dari 
    perspektif komunitas, e-commerce merupakan pengiriman informasi,
    produk/layanan, atau pembayaran melalui lini telepon, jaringan
    komputer atau sarana elektronik lainnya.

  2. Dari 
    perspektif proses bisnis, e-commerce merupakan aplikasi teknologi
    menuju otomatisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan.

  3. Dari 
    perspektif layanan, e-commerce merupakan satu alat yang memenuhi
    keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen dalam memangkas
    service
    cost

    ketika meningkatkan mutu barang dan ketepatan pelayanan.

  4. Dari 
    perspektif on line, e-commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli
    produkdan informasi di internet dan jasa on line lainnya.

E-commerce
bisa beragam bentuknya tergsntung pada tingkat digitalitas produk/
layanan untuk dijual dan sebagainya. (
Dikutip
dari buku Raymond McLeod, Jr “Sistem Informasi Manajemen”
).

  1. Pentingnya
    Perusahaan Menggunakan E-Commerce

Ada
sejumlah alasan mengapa perusahaan memasang iklan di internet. Alasan
pertama karena para penonton televisi  mulai berpindah ke
internet. Oleh karena itu media iklan harus mengikutinya dengan
asumsi bahwa tujuan periklanan manapun adalah untuk menjangkau target
audiensnya secara efektif dan efisien. Para pengiklan mengakui bahwa
mereka harus melakukan penyesuaian perencanaan pemasarannya untuk
terus mengejar peningkatan jumlah orang yang menghabiskan waktu
didepan komputer on line, karena  biasanya dia meninggalkan
media yang lain.

Alasan
lain mengapa periklanan pada e-commerce berkembang demikian pesat
adalah:

  • Iklan
    dapat di update setiap waktu dengan biaya minimal, oleh karena itu
    iklan-iklan di intenet selalu bisa tampil baru.

  • Iklan
    dapat menjangkau pembeli potensial dalam jumlah yang sangat besar
    dalam hitungan global.

  • Iklan
    on line kadang-kadang lebih murah dibandingkan iklan televisi, Koran
    atau radio.

  • Iklan
    pada e-commerce dapat secara  efisien menggunakan konvergensi
    teks, audio, grafik dan animasi.

  • Manfaat
    internet sendiri sedang berkembang dengan pesatnya.

  • Iklan
    di internet dapat dibuat interaktif dan dibidikkan ke
    kelompok-kelompok tertentu atau perorangan.

Tujuan
periklanan harus ditetapkan berdasarkan keputusan-keputusan
sebelumnya mengenai pasar sasaran, penentuan posisi pasar dan bauran
pemasaran. Perusahaan yang sudah bonafit serta menerapkan teknologi
yang ada sangat membutuhkan pemasaran yang jaringannya luas. Maka
cocok jika menggunakan e-commerce yang merupakan salah satu sarana
pemasaran yang jangkauannya luas bakan sampai seluruh dunia.

Beberapa
keunggulan e-commerce dapat dipegang oleh perusahaan yang tidak
memaksakan kekuatan potensialnya dengan memahami keunggulan
perdagangannya untuk konsumen maupun untuk dunia bisnis. (
Dikutip
dari buku Raymond McLeod, Jr “Sistem Informasi Manajemen”
).

  1. Framework
    E-Commerce

5
area (pilar) pendukung atau yang disebut sebagai Framework
E-commerce:

  1. People
    :
    penjual, pembeli, perantara, Spesialis S.I., staff lain, dan
    pihak-pihak lain yang termasuk dalam area pendukung utama.

  1. Public
    Policy

    :Peraturan legal maupun regulasi lainnya, seperti perlindungan
    privasi dan kewajiban yang ditentukan oleh pemerintah. Termasuk
    hal-hal sehubungan dengan standar-standar teknis yang ditetapkan
    pemerintah pembuat ketetapan.

  1. Marketing
    and Advertising

    :
    Seperti bisnis lainnya, E-commerce juga membutuhkan dukungan
    marketing dan Advertising. Khususnya pada transaksi online B2C
    dimana pembeli dan penjual tidak saling mengenal. Cth :
    Market
    research
    ,
    promosi, isi web

  1. Support
    Services

    :Banyak
    service yang dibutuhkan dalam E-commerce, mulai dari kejelasan isi
    web, pembayaran sampai pengiriman barang.

  1. Business
    Partnership

    :

    penggabungan
    usaha, pertukaran, dan kerjasama bisnis merupakan hal biasa dalam
    E-commerce

 

  1. User
    pada E-Commerce

Ada
5 kelompok yg berhubungan dgn E-Commerce :

  1. Merchant

    Perusahaan
    yang menyediakan E-Commerce sebagai media  komunikasi dan
    informasi bisnisnya.

  1. Provider

    Perusahaan
    yang menyediakan  
    server
    dan alamat  untuk menempatkan
    E-Commerce
    Dan mengatur hubungan antara
    Merchant
    dengan
    consumer

  1. Fasilitator

    Perusahaan
    yang menyediakan fasilitas jaringan e-Commerce

  1. Bank

    Lembaga
    yang menyediakan fasilitas pembayaran untuk transaksi pada
    e-Commerce

  1. Consumer

    Masyarakat
    yang mengakses
    E-Commerce
    dan memanfaatkan-nya sebagai sumber informasi bisnis dan jasa serta
    melakukan transaksi pembelian

(Dikutip
dari buku Humdiana &Evi Indrayani “Sistem Informasi
Manajemen”
).

  1. Infrastruktur
    e-commerce

Untuk
menjalankan  e-Commerce,  diperlukan  beberapa servis
atau infrastruktur yang mendukung pelaksanaan e-commerce.
Servis-servis ini akan dibahas di bawah ini.

  1. Directory
    Services 

    Directory
    services  menyediakan informasi tentang  pelaku bisnis dan
    end user, seperti halnya buku telepon dan Yellow Pages. Ada beberapa
    standar yang digunakan untuk menyediakan  directory services.
    Salah satu standar yang  cukup populer adalah LDAP (Lightweight
    Directory Access Protocol)  yang kemudian menimbulkan OpenLDAP.
    Salah
    satu  permasalahan yang mengganjal dalam penggunaan 
    directory services adalah adanya  potensi  security hole,
    yaitu ada  kemungkinan orang melakukan spamming.  pamming 
    adalah proses pengiriman email sampah yang tak  diundang
    (unsolici ed emails) yang biasanya  berisi tawaran barang atau
    servis ke banyak orang sekaligus. Seorang spammer dapat melihat
    daftar  user  dari sebuah  directory services kemudian
    mengirimkan email spamnya kepada alamat-alamat email yang dia peroleh
    dari directory services tersebut.

  1. Infrastruktur
    Kunci Publik (Public Key Infrastructure)

    Untuk
    menjalankan eCommerce, dibutuhkan tingkat keamanan yang dapat
    diterima. Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan
    menggunakan teknologi kriptografi, yaitu antara lain dengan
    menggunakan enkripsi untuk mengacak data. Salah satu metoda yang
    mulai umum digunakan  adalah pengamanan informasi dengan
    menggunakan  public key system.  Sistem lain  yang
    bisa digunakan adalah  private key system. Infrastruktur yang 
    dibentuk  oleh sistem  public key ini  disebut 
    Public Key Infrastructure (PKI), atau diterjemahkan dalam Bahasa
    Indonesia menjadi Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dimana kunci
    publik dapat dikelola untuk pengguna yang tersebar (di seluruh
    dunia).

  1. Certification
    Authority (CA)

    Merupakan
    sebuah body / en ity yang memberikan dan mengelola sertifikat digital
    yang dibutuhkan dalam transaksi elektronik. CA berhubungan erat
    dengan pengelolaan public key system. Contoh sebuah CA di Amerika
    adalah Verisign (www.verisign.com). Adalah merugikan apabila
    perusahaan di Indonesia menggunakan  fasilitas Verisign dalam 
    transaksi eCommerce. Untuk itu di Indonesia harus ada sebuah (atau
    lebih) CA. Sayangnya, untuk menjalankan CA tidak mudah.
    Banyak
    hal teknis dan non-teknis yang harus dibenahi. (Catatan: penulis saat
    ini sedang mengembangkan sebuah CA untuk Indonesia. Kontak penulis
    untuk informasi lebih lanjut.) CA  dapat  diimplementasikan
    dengan  menggunakan software yang komersial (seperti yang dijual
    oleh Verisign) dan juga yang gratis seperti yang dikembangkan oleh
    OpenCA1.

  1. IP
    Secure

    Keamanan
    media komunikasi merupakan hal yang  penting. Mekanisme untuk
    mengamankan media komunikasi  yang aman  (secure) selain
    menggunakan SSL, yang akan dijelaskan kemudian, adalah  dengan
    menggunakan  IP Secure.  Plain IP versi 4, yang umum
    digunakan saat ini, tidak menjamin keamanan data.
    Pretty
    Good Privacy (PGP).  PGP dapat digunakan untuk authentication,
    encryption, dan  digital signature. PGP umum digunakan (de
    facto) di  bidang eMail. PGP memiliki permasalahan hukum (law)
    dengan algoritma enkripsi yang digunakannya, sehingga ada dua sistem,
    yaitu sistem yang dapat digunakan di Amerika Serikat  dan
    sistem  untuk internasional (di luar Amerika Serikat).
    Implementasi dari PGP ada bermacam-macam, dan bahkan saat ini sudah
    ada implementasi dari GNU yang disebut GNU Privacy Guard (GPG).

  1. Privacy
    Enhanced Mail (PEM)

    PEM
    merupakan standar pengamanan email yang diusulkan oleh Internet
    Engineering Task Force (IETF).
    PKCS.
    Public Key Cryptography Standards.
    S/MIME.
     Selain
    menggunakan PGP, pengamanan eMail dapat juga dilakukan dengan
    menggunakan standar S/MIME.  S/MIME sendiri merupakan standar
    dari secure messaging,  dan tidak terbatas hanya untuk 
    eMail saja. Beberapa vendor EDI sudah berencana  untuk
    menggunakan  S/MIME sebagai salah satu standar yang didukung
    untuk messaging. Informasi mengenai S/MIME dapat diperoleh dari
    berbagai tempat, seperti misanya: S/MIME Central
    Secure Sockets
    Layer (SSL).
     
    Seperti dikemukakan  pada awal dari report ini, eCommerce
    banyak  menggunakan teknologi Internet. Salah satu teknologi
    yang digunakan adalah standar  TCP/IP  dengan menggunakan 
    socket. Untuk meningkatkan keamanan informasi  keamanan layer
    socket  perlu ditingkatkan dengan menggunakan teknologi
    kriptografi. Netscape mengusulkan pengamanan dengan menggunakan
    Secure Socket Layer (SSL) ini. Untuk implementasi yang bersifat
    gratis dan open source, sudah tersedia OpenSSL  project. Selain
    SSL ada juga pendekatan lain, yaitu dengan menggunakan Transport
    Layer Security (TLS v1).
    (Dikutip
    dari buku Raymond McLeod, Jr “Sistem Informasi Manajemen”
    ).

  1. Komponen
    Penting E-Commerce

  1. EDI
    (Elektronik Data Interchange) didefinisikan sebagai pertukaran data
    antar komputer antar berbagai organisasi atas suatu informasi
    terstruktur dalam format yang standart an bisa diolah oleh computer.
    Tujuan EDI adalah untuk memfasilitasi perdagangan dengan cara
    mengikat aplikasi bisnis partner dagang. EDI menggantikan proses
    manual untuk mempertukarkan informasi dengan bidang bisnis lainnya
    dalam berbagai cara, misalnya data hanya perlu untuk dimasukkan satu
    kali saja, kemudian data tersebut bisa digunakan oleh pihak pengirim
    barang, manajer kantor dan pihak lainnya. Hal tersebut akan
    mengurangi tingkat kesalahan pengisian data, selain itu juga
    mengurangi biaya untuk menggaji tenaga entry data. Pada dasarnya
    data bisa dikirim dengan lebih efisien bila mneggunakan EDI.

  2. Digital
    Currency memungkinkan user memindahkan dananya secara elektronik
    dalam lingkungan kerja tertentu. Saat ini digital currency dirancang
    untuk versi elektronik dari uang kertas, dimana memiliki atribut
    yang sama dengan media fisik, baik secara anatomis maupun dari segi
    likuilidasnya. Jenis dari digital currency adalah e-cash,
    micropayments.

  3. Elektronik
    catalogs (e-catalogs) aplikasi di internet dan merupakan komponen
    utama dari sistem e-commerce. E-catalog merupakan antar muka
    (interface) grafis yang pada umumnya berbentuk halaman www yang
    menyediakan informasi tentang penawaran produk dan jasa. E-catalog
    pada umumnya mendukung online shopping dan kemampuan pemesanan dan
    pembayaran barang. Suatu website bisa juga merupakan suatu koleksi
    dari katalog, misalnya electronik mall merupakan suatu catalog atas
    catalog. Aplikasi e-catalog sebaiknya memiliki karakteristik:
    bersifat interaktif, mampu diupdate secara dinamis dan presensi
    global.

  4. Intranet
    dan ekstranet kemampuan fitur standar intranet dalam preusahaan pada
    umumnya memilki 4 kemampuan dasar: email, online publishing, online
    searches, dan application distibution. sedangkan kemampuan ekstranet
    memperluas kemampuan fitur tersebut ke partner bisnis. Keuntungan
    menggunakan intranet di dalam suatu perusahaan/organisasi adalah:
    mempercepat proses bisnis, memfasilitasi pertukaran informasi,
    meningkatkan komunikasi dan kolaborasi.
    (Dikutip
    dari buku Humdiana & Evi Indrayani “Sistem Informasi
    Manajemen”
    ).

Biasanya,
perusahaan konvensional yang berniat mengimplementasikan e-commerce
secara alami akan melalui beberapa tahapan. Berikut tahapan –
tahapan menuju e-commerce :

  1. Brochurware

    Pada
    tahap pertama, perusahaan biasanya menggunakan internet sebagai
    medium untuk berpromosi (
    marketing).
    Istilah “
    brochurware
    sendiri memiliki makna dipergunakannya internet sebagai sarana untuk
    mengembangkan brosur elektronik. Jenis – jenis informasi standar
    yang biasa diletakkan dalam situs perusahaan adalah profil
    perusahaan, informasi produk dan pelayanan yang ditawarkan, nomor
    telepon yang dapat dihubungi, dan sebagainya.

  1. Customer
    Interactivity

    Sesuai
    dengan namanya, pada tahapan berikut perusahaan mulai mengembangkan
    kemampuan aplikasi situsnya untuk memungkinkan terjadinya komunikasi
    dua arah (dialog) antara perusahaan dan para konsumennya (atau calon
    pelanggan). Contohnya adalah fasilitas
    interactive
    chatting

    yang memungkinkan pelanggan untuk secara interaktif berdiskusi dan
    melakukan tanya jawab dengan bagian
    customer-service
    perusahaan. Prinsip yang dikembangkan disini adalah menciptakan
    relasi atau hubungan interaktif dengan konsumen sebagai salah satu
    faktor yang menentukan aspek kepuasan dan loyalitas pelanggan.

  1. Transaction
    Enabler

    Tahap
    selanjutnya adalah pengembangan suatu aplikasi yang memungkinkan
    terjadinya transaksi bisnis secara elektronik (
    e-Commerce).
    Paling tidak terdapat dua jenis transaksi bisnis yang umunya terjadi.
    Pertama,
    mekanisme pembelian produk atau jasa oleh konsumen melalui internet.
    Aktivitas perdagangan, seperti pemilihan barang melalui katalog,
    penawaran harga, sampai dengan pembayaran, dilakukan melalui
    fasilitas yang tersedia di situs perusahaan.
    Kedua,
    transaksi yang terjadi antara perusahaan dan rekanan bisnisnya.

  1. One-to-one
    Relationship

    Dengan
    tahapan ini diharapkan terjadinya transaksi perdagangan antar
    individu. Secara prinsip, yang terjadi disini adalah mekanisme
    penjualan produk atau pelayanan berbasis individu yang memungkinkan
    masing – masing konsumen untuk berhubungan secara ekslusif dengan
    individu lain secara bebas. Contohnya adalah bisnis pelelangan, atau
    penjualan mata uang (
    money
    changer
    ).
    Dampak mekanisme perdagangan seperti ini adalah dimungkinkannya
    seorang konsumen untuk memperoleh harga spesifik yang berbeda dengan
    konsumen – konsumen lainnya.

  1. Real
    Time Organizations

    Pada
    tahap kelima ini yang terjadi adalah bisnis non-stop 24 jam. Saat ini
    seluruh transaksi diambil alih secara otomatis oleh komputer. Secara
    real
    time

    calon penjual dan pembeli, melalui situs perusahaan, dapat bertemu
    dan melakukan transaksi saat itu juga.

  1. Communities
    of Interests

    Tahap
    terakhir dalam tahapan menuju e-commerce adalah kemampuan perusahaan
    dalam membentuk sebuah komunitas didunia maya, yang terdiri dari para
    konsumen dan rekanan bisnis yang saling bekerja sama untuk
    menciptakan
    value
    di Internet. Kecepatan evolusi perusahaan dalam memanfaatkan Internet
    untuk mengembangkan e-commerce sangat ditentukan oleh kesiapan
    manajemen dan ketersediaan sumber daya yang memadai.

  1. Membangun
    Aplikasi E-Commerce

Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan perusahaan dalam membangun
Aplikasi E-Commerce :

  • Mendaftarkan
    diri sebagai Internet Merchant Account.

  • Web
    Hosting.

  • Memperoleh
    sertifikat Digital dari Lembaga verisgn.

  • mencari
    provider yang menyediakan transaksi online.

  • Membuat
    / membeli software e-commerce.

Beberapa
Tips membangun aplikasi yaitu

  • Gunakan
    Design yang baik

  • Daftarkan
    website anda ke search engine

  • Buat
    banner dan taruh pada website 2 yang terkenal

  • Taruhlah
    URL website anda pada signature e-mail andan

  • Promosikan
    website anda

  • Hindari
    Spamming

  • Ciptakan
    hubungan link timbal balik dengan perusahaan sejenis

  • Perhitingkan
    segala kemungkinan website rival sejenis

  1. Tahapan
    – tahapan dalam transaksi e-commerce

  1. E-customer
    dan e-merchant bertemu dalam dunia maya melalui server yang
    disewa dari Internet Server Provider (ISP) oleh e-merchant.

  2. Transaksi
    melalui e-commerce disertai term of use dan sales term condition
    atau klausula standar, yang pada umumnya e-merchant telah
    meletakkan klausula kesepakatan pada website-nya, sedangkan
    e-customer jika             berminat
    tinggal memilih tombol accept atau menerima.

  3. Penerimaan
    e-customer melalui mekanisme “klik” tersebut sebagai perwujudan
    dari kesepakatan yang tentunya         mengikat
    pihak e-merchant.

  4. Pada
    saat kedua belah pihak mencapai kesepakatan, kemudian diikuti dengan
    proses pembayaran, yang melibatkan dua bank perantara dari
    masing-masing pihak yaitu acquiring merchant bank dan issuing
    customer bank. Prosedurnya e-customer memerintahkan kepada issuing
    customer bank untuk dan atas nama e-customer melakukan sejumlah
    pembayaran atas harga barang kepada acquiring merchant bank
    yang ditujukan kepada e-merchant

  5. Setelah
    proses pembayaran selesai kemudian diikuti dengan proses pemenuhan
    prestasi oleh pihak e-merchant berupa pengiriman barang sesuai
    dengan kesepakatan mengenai saat penyerahan dan spesifikasi
    barang.

  1. Kelebihan,
    Keuntungan dan Kekurangan E-Commerce

Kelebihan
E-commerce:

  • Meningkatkan
    efisiensi dan efektifitas dalam proses pemasaran

  • Meningkatkan
    daya saing perusahaan

  • Menggantikan
    konsep manual

  • Memudahkan
    bagi calon pembeli untuk melakukan pembelian produk khususnya,
    produk yang sulit dicari atau jauh dari tempat tinggalnya

  • Dalam
    melakukan transaksi melibatkan intitusi lain, sehingga menguntungkan
    bagi intitusi itu.

Kekurangan
e-commerce

  • Produk
    yang dijual tidak semuanya ditampilkan

  • Penjelasan
    produk kurang jelas

  • Harga
    terkadang tidak sesuai

  • Produk
    kurang dikenal oleh masyarakat

  • Kurang
    aman dalam melakukan transaksi

  • Tampilan
    produk kurang jelas

Sering
dijadikan untuk melakukan tindak kejahatan, khususnya penipuan.

Keuntungan
E-commerce:

  1. Bagi
    Pelaku Bisnis:

  • Meningkatkan
    revenue stream;

  • Meningkatkan
    market exposure;

  • Menurunkan
    biaya operasional, efisien, lebih tepat waktu;

  • Memperpendek
    siklus hidup produk;

  • Meningkatkan
    manajemen pasokan;

  • Meluaskan
    jangkauan;

  • Meningkatkan
    kedekatan dengan pelanggan;

  • Meningkatkan
    rantai nilai dengan mengkomplemenkan bisnis praktis.

  1. Bagi
    Konsumen

  • Konsumen
    dapat melakukan transaksi secara online;

  • Menghemat
    waktu dan biaya;

  • Belanja
    cukup pada satu tempat.

(Dikutip
dari buku Humdiana & Evi Indrayani “Sistem Informasi
Manajemen”
).

BAB
III
PENUTUP

  1. Kesimpulan

E-commerce
merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang
menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui
transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi
yang dilakukan secara elektronik.

Dalam
aplikasinya, pilar infrastruktur e-commerce tersusun berdasarkan
teknologi yang sudah tersedia lebih awal, yaitu kombinasi antara
teknologi komputer, dan teknologi komunikasi sehingga membentuk
jaringan super (
information
super highway
).

  1. Saran

Bagi
pengusaha e-commerce, perlu untuk membangun kepercayaan yang berawal
dari kehandalan sistem pelayanan. Kepercayaan menentukan peluang bagi
hubungan antar pihak di masa mendatang.

Bagi
konsumen, perlu untuk tidak perlu khawatir berbelanja di internet.
disarankan agar konsumen memilih toko online yang sudah punya nama
(branded) karena biasanya mereka mempunyai kredibilitas tinggi dan
terdapat informasi yang lengkap.

DAFTAR
PUSTAKA



  • Indrayana, Evi.,
    Humdiana. 2006.
    Sistem
    Informasi Manajemen
    .
    Yogyakarta: Graha Ilmu.
  •  McLeod,
    Jr, Raymond., P.Schell, George. 2009.
    Sistem
    Informasi Manajemen
    .
    Jakarta: Salemba Empat.

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia | Salah satu penunjang seseorang dalam memahami bacaan dengan baik dan benar adalah mengetahui makna kata atau istilah yang ilmiah dan serapan. Jika seseorang tidak mengetahui arti kata dalam sebuah teks yang dibaca,...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa | Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain untuk melakukan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa. Surat ini biasanya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *