Pengertian, Struktur, dan Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Biografi

Pengertian, Struktur, dan Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Biografi | Kali ini, akan kami sajikan mengenai pengertian, struktur, dan unsur
kebahasaan Teks Biografi. Penjelasan ini kami ambil dari buku materi
pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Kelas X dengan beberapa
perubahan. Semoga artikel ini membantu Anda.

Pengertian Biorgrafi
 

Biografi adalah adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang
lain. Di dalam biografi, disajikan sejarah hidup, pengalaman-pengalaman,
sampai kisah sukses orang yang sedang diulas. Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis
oleh orang lain. Riwayat hidup yang ditulis oleh diri sendiri disebut
dengan otobiografi.

Umumnya, biografi menampilkan tokoh-tokoh terkenal, orang sukses, atau
orang yang telah berperan besar dalam suatu hal yang menyangkut kehidupan
orang banyak. Membaca sebuah biografi akan memperkaya wawasan dan sebagai
teladan agar dapat menjalani kehidupan dengan baik dan mengisi hidup dengan
dengan karya yang bermanfaat, tentunya hal itu tidak hanya bermanfaat bagi
diri sendiri, tetapi juga orang lain.

Struktur Teks Biografi

Teks biografi termasuk ke dalam teks narasi. Oleh karena itu, struktur teks
biografi juga sama dengan teks cerita ulang lainnya seperti cerpen dan
hikayat yaitu orientasi, kejadian penting, dan reorientasi.

1. Orientasi atau setting (aim), berisi informasi mengenai latar
belakang kisah atau peristiwa yang akan diceritakan selanjutnya untuk
membantu pendengar/pembaca. Informasi yang dimaksud berkenaan dengan ihwal
siapa, kapan, di mana, dan bagaimana.

2. Kejdian penting (important event, record of event), berisi
rangkaian peristiwa yang disusun secara kronologis, menurut urutan waktu,
yang meliputi kejadian-kejadian utama yang dialami tokoh. Dalam bagian ini
mungkin pula disertakan komentar-komentar pencerita pada beberapa
bagiannya.

3. Reorientasi, berisi komentar evaluatif atau pernyataan simpulan mengenai
rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebelumnya. Bagian ini bersifat
opsional, yang mungkin ada atau tidak ada di dalam teks biografi.

Baca Juga: Pengertian, Struktur, Macam-Macam, dan Unsur Kebahasaan Drama

Kaidah Kebahasaan Teks Biografi

Teks biografi menggunakan beberapa kaidah kebahasaan yang dominan.
Kaidah-kaidah tersebut adalah sebagai berikut.

1. Menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal ia atau dia atau beliau. Kata ganti ini digunakan secara
bervariasi dengan penyebutan nama tokoh atau panggilan tokoh.

Contoh: George Saa, putra Papua sangat menyukai pelajaran fisika. Ia
berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Berkat
ketekunannya, Si Genius dari Papua ini mendapatkan beasiswa hingga
ke luar negeri. Meski kini telah sukses, Oge, begitu biasanya dia dipanggil, tetap menjadi pribadi yang ramah dan tidak sombong.

2. Banyak menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan
peristiwa-peristiwa atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh.
Contoh: belajar, membaca, berjalan, melempar.

3. Banyak menggunakan kata adjektiva untuk memberikan informasi secara
rinci tentang sifat-sifat tokoh.
Contoh: kata sifat untuk mendeskripsikan
watak tokoh antara lain genius, rajin, ulet. Dalam melakukan
deskripsi, seringkali penggunaan kata sifat didahului oleh kopulatif adalah, merupakan.

4. Banyak menggunakan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang
dialami tokoh sebgaai subjek yang diceritakan.
Contoh: diberi, ditugaskan,
dipilih.

5. Banyak menggunakan kata kerja yang berhubungan dengan aktivitas mental
dalam rangka penggambaran peran tokoh.
Contoh: memahami, menyetujui,
menginspirasi, mencintai.

6. Banyak menggunakan kata sambung, kata depan, ataupun nomina yang
berkenaan dengan urutan waktu.
Contoh: sebelum, sudah, pada saat, kemudian,
selanjutnya, sampai, hingga, pada tanggal, nantinya, selama, saat itu.

Hal ini terkait dengan pola pengembangan teks cerita ulang yang pada
umumnya bersifat kronologis.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian, struktur, dan kaidah kebahasaan teks biografi. Mudah-mudahan artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda. Pantau
terus laman ini untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru terkait Bahasa
Indonesia.

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia | Salah satu penunjang seseorang dalam memahami bacaan dengan baik dan benar adalah mengetahui makna kata atau istilah yang ilmiah dan serapan. Jika seseorang tidak mengetahui arti kata dalam sebuah teks yang dibaca,...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa | Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain untuk melakukan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa. Surat ini biasanya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *