Memahami Psikologi Pembelajaran | ABC education

Salam ABC-ed!
Saudara-saudara pendidik yang budiman, pada kesempatan kali ini ABC education akan membahas pemahaman tentang psikologi pembelajaran yang merupakan sub disiplin ilmu psikologi berasal dari kata “psikologi” dan “pembelajaran”. Dan akan sangat bagus apabila diuraikan dan didefinisikan masing-masing terlebih dahulu.

Psikologi didefinisikan sebagai kajian ilmiah tentang tingkah laku dan proses mental organisme. Dengan demikian, ada tiga gagasan utama dalam definisi ini ialah; ilmiah, tingkah laku, dan proses mental.

Ilmiah bermakna kajian yang dilakukan dan data yang dikumpulkan mengikuti prosedur yang sistematik; yaitu dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Nyatakan masalah dan tentukan hipotesis yang hendak dikaji
  2. Reka bentuk kajian dan tentukan teknik pengumpulan data
  3. Pengumpulan data dan melakukan analisis data
  4. Melaporkan penemuan untuk memastikan apakah hipotesis yang telah dirumuskan dapat dibuktikan.

Walaupun kaidah ilmiah diikuti, ahli psikologi perlu membuat pelbagai inferensi atau tafsiran berdasarkan hasil temuan yang diperoleh. Ini penting karena subjek yang dikaji adalah hewan dan manusia dan bukan suatu sel (seperti dalam kajian biologi) atau bahkan kimia (seperti dalam kajian kimia) yang secara perbandingan lebih stabil.

Tingkah laku ialah aktivitas apa saja yang dapat diperhatikan, dicatat, dan diukur. Tingkah laku juga dapat diperhatikan apabila individu menyebut atau menulis.

Proses Mental mencakup segala proses yang terlibat dengan pemikiran, ingatan, pembelajaran, sikap, emosi, dan sejenisnya. Inilah yang menjadi perhatian para ahli psikologi, namun perlu ditegaskan di sini bahwa proses-proses itu tidak mudah dilihat sehingga tidak mudah pula mencatat dan mengukur secara cepat.

Pertanyaan berikutnya adalah: Apakah itu Pembelajaran?
Setiap waktu, sesungguhnya manusia terlibat dalam proses belajar. Misalnya, kita belajar tentang iklan yang baru kita tonton, memiliki perasaan terhadap seseorang, kita kecewa dengan suatu perbiatan diri sendiri atau orang lain, dan sebagainya.

Pembelajaran berlangsung melalui lima alat dria kita, yaitu:

  • Penglihatan (visual); melihat kejadian sesuatu peristiwa,
  • Pendengaran (auditory); mendengar sesuatu bunyi,
  • Pembauan (olfactory); bau makanan membuat kita lapar,
  • Rasa atau pengecap (taste); lidah kita merasa dan dapat membedakan antara asin dan masam,
  • Sentuhan (tactile); kulit bisa merasa sentuhan dan dapat membedakan antara permukaan licin dan permukaan kasar.

Dalam proses pembelajaran tidak hanya melibatkan penguasaan fakta atau konsep sesuatu bidang ilmu saja, tetapi juga melibatkan perasaan-perasaan yang berkaitan dengan emosi, kasih sayang, benci, hasrat dengki, dan kerohanian. Pembelajaran tidak tidak terbatas pada apa yang kita rancangkan saja, tetapi juga melibatkan pengalaman yang diluar kesadaran-kesadaran kita, seperti peristiwa kemalangan atau seorang yang jatuh cinta pada pandangan pertama.

Secar umum, pembelajaran merupakan suatu proses perubahan tingkah laku yang diperoleh melalui pengalaman individu yang bersangkutan. Tumpuan perhatian ahli Psikologi Pembelajaran adalah mengkaji mengapa, bilamana, dan bagaimana proses pembelajaran berlaku. Contoh, bagaimana seekor anjing datang berlari apabila dipanggil namanya. Berbeda dengan hewan, pada manusia lebih unik dan lebih rumit karena manusia mampu menunjukkan pelbagai tingkah laku sehingga akan menjadi agak lebih sulit menentukan bagaimana tingkah laku itu dipelajari.

Memperhatikan kajian singkat tersebut di atas, Psikologi Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mengkaji mengapa, bilamana, dan bagaimana proses pembelajaran berlangsung sebagai suatu organisme. Semua organisme mempunyai kapasitas untuk belajar selagi organisme itu mempunyai otak.[Psikologi Pembelajaran _hal. 5]

Salam ABC-ed!

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia | Salah satu penunjang seseorang dalam memahami bacaan dengan baik dan benar adalah mengetahui makna kata atau istilah yang ilmiah dan serapan. Jika seseorang tidak mengetahui arti kata dalam sebuah teks yang dibaca,...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa | Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain untuk melakukan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa. Surat ini biasanya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *