Media Pembelajaran yang Baik dan Efektif

Media
Pembelajaran yang Baik dan Efektif

            Media
pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar.
Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi
kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil
belajar juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan.

Untuk
mendapatkan kualitas media pembelajaran yang baik agar dapat memberikan
pengaruh yang signifikan dalam proses belajar mengajar, maka diperlukan
pemilihan dan perencanaan penggunaan media pembelajaran yang baik dan tepat. Pemilihan
media pembelajaran
 yang tepat ini menjadikan media pembelajaran
efektif digunakan dan tidak sia-sia jika diterapkan.

            Kriteria
pemilihan media bersumber dari konsep bahwa media pembelajaran merupakan bagian
dari sistem instruksional secara keseluruhan. Maka beberapa kriteria yang
perlu diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran yang baik adalah
sebagai berikut:

1.      Sesuai
Dengan Tujuan

Media
pembelajaran harus dipilih berdasarkan tujuan instruksional dimana akan lebih
baik jika mengacu setidaknya dua dari tiga ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
Hal ini bertujuan agar media pembelajaran sesuai dengan arahan dan tidak
melenceng dari tujuan. Media pembelajaran juga bukan hanya mampu mempengaruhi
aspek intelegensi siswa, namun juga aspek lain yaitu sikap dan perbuatan.
Tepat Mendukung Materi yang Bersifat Fakta, Konsep, Prinsip, dan Generalisasi. Tidak
semua materi dapat disajikan secara gamblang melalui media pembelajaran,
terkadang harus disajikan dalam konsep atau simbol atau sesuatu yang lebih umum
baru kemudian disertakan penjelasan. Ini memerlukan proses dan keterampilan
khusus dari siswa untuk memahami hingga menganalisis materi yang disajikan.
Media pembelajaran yang dipilih hendaknya mampu diselaraskan menurut kemampuan
dan kebutuhan siswa dalam mendalami isi materi.

2.      Praktis,
Luwes, dan Bertahan

Media
pembelajaran yang dipilih tidak harus mahal dan selalu berbasis teknologi.
Pemanfaatan lingkungan dan sesuatu yang sederhana namun secara tepat guna akan
lebih efektif dibandingkan media pembelajaran yang mahal dan rumit. Simpel dan
mudah dalam penggunaan, harga terjangkau dan dapat bertahan lama serta dapat
digunakan secara terus menerus patut menjadi salah satu pertimbangan utama
dalam memilih media pembelajaran.

3.      Mampu
dan Terampil Menggunakan

Apapun
media yang dipilih. guru harus mampu menggunakan media tersebut. Nilai dan
manfaat media pembelajaran sangat ditentukan oleh bagaimana keterampilan guru
menggunakan media pembelajaran tersebut. Keterampilan penggunaan media
pembelajaran ini juga nantinya dapat diturunkan kepada siswa sehingga siswa
juga mampu terampil menggunakan media pembelajaran yang dipilih.

4.      Pengelompokan
Sasaran

Siswa
terdiri dari banyak kelompok belajar yang heterogen. Antara kelompok satu
dengan yang lain tentu tidak akan sama. Untuk itu pemilihan media pembelajaran
tidak dapat disama ratakan, memang untuk media pembelajaran tertentu yang
bersifat universal masih dapat digunakan, namun untuk yang lebih khusus
masing-masing kelompok belajar harus dipertimbangkan pemilihan media
pembelajaran untuk masing-masing kelompok. Hal yang perlu diperhatikan mengenai
kelompok belajar siswa sebagai sasaran ini misalnya besar kecil kelompok yang
bisa digolongkan menjadi 4 yaitu kelompok besar, kelompok sedang, kelompok
kecil, dan perorangan. Latar belakang secara umum tiap kelompok perli
diperhatikan seperti latar belakang ekonomi, sosial, budaya, dan lain-lain.
Kemampuan belajar masing-masing siswa dalam kelompok juga wajib diperhatikan
untuk memilih mana media pembelajaran yang tepat untuk dipilih.

5.      Mutu
Teknis

Pemilihan
media yang akan digunakan harum memenuhi persyaratan teknis tertentu. Guru
tidak bisa asal begitu saja menentukan media pembelajaran meskipun sudah
memenuhi kriteria sebelumnya. Tiap produk yang dijadikan media pembelajaran
tentu memiliki standar tertentu agar produk tersebut laik digunakan, jika
produk tersebut belum memiliki standar khusus guru harus mampu menentukan standar
untuk produk tersebut agar dapat digunakan untuk media pembelajaran. Pemilihan
media pembelajaran
 yang akan digunakan dalam pembelajaran yang
memperhatikan kriteria-kriteria tersebut akan menghasilkan atau menemukan media
pembelajaran yang berkualitas dan sesuai atau tepat digunakan untuk masing-masing
materi pembelajaran. Media pembelajaran yang dipilih juga mampu dengan mudah
membantu guru menyampaikan materi kepada siswa, siswa juga dapat lebih mudah
menerima dan memahami materi pembelajaran dengan bantuan media pembelajaran
yang sudah dipilih berdasarkan kriteria diatas.

            Media
yang baik adalah media yang efektif. Sebaiknya yang menjadi tolak ukur media
yang baik bagi seorang tenaga pendidik di sini bukan menyoalkan tentang
kemodernan dari media pembelajaran, tetapi lebih mengarah pada efektifitas dari
media tersebut jika digunakan dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Efektifitas
di sini mencakup biaya, waktu dan pemahaman materi yang didapatkan oleh para
peserta didik. Media yang baik adalah yang mampu memberikan manfaat yang
maksimal bagi para peserta didik. Apa pun itu jenisnya, yang perlu ditekankan
di sini adalah media pembelajaran yang digunakan nantinya, sasaran utamanya
adalah peserta didik. Jadi karenanya yang harus diutamakan tentunya adalah
peserta didik yang terlibat di dalamnya.

            Beberapa
nilai tambah lain juga bisa didapat jika tepat dalam pemilihan media
pembelajaran. Misalnya saja siswa mampu menambah atau meningkatkan keterampilan
tertentu seperti mendengarkan dan konsentrasi. Dari segi ke-ekonomis-an
pemilihan media pembelajaran yang mampu digunakan berkali-kali juga sangat
dapat menekan biaya atau anggaran untuk pengadaan dan produksi media
pembelajaran.

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia | Salah satu penunjang seseorang dalam memahami bacaan dengan baik dan benar adalah mengetahui makna kata atau istilah yang ilmiah dan serapan. Jika seseorang tidak mengetahui arti kata dalam sebuah teks yang dibaca,...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa | Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain untuk melakukan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa. Surat ini biasanya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *