Komponen-Komponen Metode Pembelajaran CTL | ABC education

Salam ABC-ed!
Sesuai dengan apa yang telah kami janjikan beberapa hari yang lalu, yakni kami akan membahas lebih lanjut tentang metode pembelajaran kontekstual atau yang sering disebut CTL. Bagi yang belum jelas tentang definisi  dari CTL silahkan buka kembali di Metode Pembelajaran Kontekstual – CTL. Dan sekarang maari kita lanjutkan ke point yang lebih penting dari sebelumnya yaitu komponen-komponen apa saja yang terdapat pada metode pembelajaran ini. Berikut ulasannya.

Komponen CTL

Sebelum Anda membaca, perhatikan terlebih dahulu gambar peta konsep berikut. Walaupun terdiri dari komponen-komponen, namun pembelajaran ini merupakan suatu sistem pembelajaran yang utuh.

Komponen-komponen Metode Pembelajaran CTL

CTL merupakan suatu sistem pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Dengan menerapkan CTL dalam kegiatan belajar mengajar baik gutu maupun siswa terbantu untuk mampu menghubungkan apa yang diperoleh di kelas dengan kehidupan nyata siswa.

Dari hasil uji coba dan beberapa penelitian terindikasi bahwa pembelajaran CTL dapat meningkatkan interaksi belajar di kelas, membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar, dan siswa lebih berlatih berpikir kritis.

untuk memahami proses pembelajaran ini, maka silahkan Anda membaca beberapa komponen yang membentuk sistem pembelajaran kontekstual ini. Sebenarnya ada lebih dari satu model CTL, namun yang dianut dan diadaptasi di Indonesia berasal dari School of Education, University of Washington di Seattle.

Ada tujuh komponen yang mendasari CTL. Berikut penjelasan singkat komponen-komponen CTL yang berguna bagi Anda untuk lebih memahaminya.

  1. Membangun pemahaman oleh diri sendiri dari pengalaman-pengalaman baru berdasarkan dari pengalaman awal.
  2. Pemahaman yang mendalam dikembangkan melalui pengalaman-pengalaman belajar bermakna.
  3. Belajar adalah proses pemaknaan informasi baru yang bisa berubah.
  1. Diawali dengan kegiatan pengamatan dalam rangka untuk memahami suatu konsep.
  2. Langkah-langkah yang terdiri dari kegiatan mengamati, bertanya, menganalisa, dan merumuskan teori, baik secara individu maupun secara bersama-sama dengan teman lainnya.
  3. Mengembangkan dan sekaligus menggunakan keterampilan berpikir kritis.
  1. Digunakan oleh guru untuk mendorong, membimbing, dan menilai kemampuan berpikir siswa.
  2. Digunakan oleh siswa selama melakukan kegiatan berbasis Inquiri.
  3. Digunakan oleh guru sebagai strategi pembelajaran agar siswa berani mengungkapkan kemampuan memberikan jawaban.informasi.
  1. Berpikir dan mengungkapkan tentang proses belajar Anda sendiri.
  2. Mendemonstrasikan bagaimana Anda menginginkan siswa untuk belajar.
  3. Melakukan apa yang Anda inginkan agar siswa melakukan.
  1. Berbicara dan berbagi pengalaman dengan orang lain.
  2. Bekerja sama dengan orang lain untuk menciptakan pembelajaran adalah lebih baik dibandingkan dengan belajar sendiri.
  3. Berdiskusi dan menggali informasi bersama tentang suatu objek.
  1. Mengukur pengetahuan dan ketrampilan siswa.
  2. Mempersyaratkan penerapan pengetahuan atau ketrampilan.
  3. Penilain produk atau kinerja.
  4. Tugas-tugas kontekstual dan relevan.
  5. Proses dan produk, dua-duanya dapat diukur.
  1. Cara-cara berpikir tentang apa yang telah kita pelajari.
  2. Mengkaji dan merespon terhadap kejadian, kegiatan, dan pengalaman.
  3. Mencatat apa yang telah kita pelajari, bagaimana kita merasakan ide-ide baru.
  4. Dapat berupa dalam berbagai bentuk: jurnal, diskusi, maupun hasil karya seni.
Nah, itulah 7 (tujuh) komponen yang bisa diterapkan dalam metode pembelajaran kontekstual atau CTL. Dan sekarang untuk relevansi atau kecocokan apa saja, dan pada tingkat pendidikan apa saja metode pembelajaran ini bisa diterapkan? InsyaAllah akan kami posting pada kesempatan yang lain. Semoga ini bermanfaat bagi Anda para pendidik.

Salam ABC-ed!

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia

Metode Penyerapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia | Salah satu penunjang seseorang dalam memahami bacaan dengan baik dan benar adalah mengetahui makna kata atau istilah yang ilmiah dan serapan. Jika seseorang tidak mengetahui arti kata dalam sebuah teks yang dibaca,...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga

Pengertian, Struktur, dan Contoh Surat Niaga | Surat niaga juga disebut dengan istilah surat dagang. Surat niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan atau perdagangan. Surat niaga dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau...

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa

Pengertian, Unsur-Unsur, dan Contoh Surat Kuasa | Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain untuk melakukan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa. Surat ini biasanya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *