Irama Senduh Alat Musik Tradisi Simalungun

Pengaruh
alat musik modern dan minimnya minat genereasi muda, membuat alat musik
tradisional Simalungun, terancam punah.
Sudah puluhan tahun, Rosul
Damanik, 57 tahun, menggeluti profesi sebagai pemain musik tradisioanal 




Simalungun.  Selain pemain musik, Rosul
juga menggeluti usaha pengrajin alat musik tradisional Simalungun.
Sebagai pemain musik, ayah lima
anak ini sering mendapat orderan pekerjaan 
di berbagai kegiatan pesta adat Simalungun dan beberapa kali mengikuti event
“Simalungun Go International” yang pernah diadakan Pemerintah Kabupaten Simalungun
di Kuala Lumpur, Malaysia.
Eksistensinya dalam melestarikan
alat musik tradisonal Simalungun, membuat Rosul Damanik juga pernah mendapatkan
penghargaan dalam rangka pengembangan alat musik dan  budaya Simalungun dari Bupati Simalungun, JR
Saragih, dua tahun lalu.
Kendati demikian, dari rawut
wajahnya, terpancar kegelisahan. “Kalau gak ada anak saya yang meneruskan, saya
kuatir musik tradisioanal Simalungun bisa hilang,” ungkapnya.
Kegelisahan Rosul Damanik memang beralasan. Apalagi, jumlah pemain musik tradisioanal
Simalungun, sebutnya, sudah menurun dan kini bisa dihitung dengan jari. “Untuk
pemain Serunyai bolon sudah  banyak yang
pensiun karena sudah tak sanggup lagi, meniup  serunyai,” tuturnya.
Tak sekadar itu, Rosul mengatakan,
pengaruh alat musik modern dan minimnya minat genereasi muda menggeluti musik
tradisional Simalungun, serta masih minimnya perhatian pemerintah menjadi tantangan
berat untuk mempertahkan alat musik tradisional Simalungun dari ancaman kepunahan.

Dewan Kesenian
Simalungun-Siantar dalam bukunya Seminar Kecil Kesenian Siamalungun menyebutkan,
alat-alat musik tradisonal Simalungun dibagi atas empat bagian. Pertama, alat-alat
tiup yang terdiri dari ole-ole, saligung, sordam, sulim, sarunei buluh, sarunei
bolon dan tulila.

Kedua, alat gesek, terdiri dari
arbab. Ketiga, alat-alat petik, terdiri dari: husapi dan hodong-hodong.
Keempat, alat-alat pukul, terdiri dari: gonrang sidua-dua, gonrang sipitu-pitu
(gonrang bolon), mongmongan, sitalasayak, ogung, gerantung dan jadjaulu (tengtung).
Dahulu, alat-alat musik ini
digunakan masyarakat Simalungun dalam acara upacara adat seperti, pernikahan,
seseorang yang meninggal dunia yang sudah saur matua (usia uzur) dan sebagainya.
Sayangnya, penggunaan alat
musik tradisional Simalungun, malah semakin tersisih. Rosul mencontohkan, dalam
pesta adat Simalungun, musik gondang sudah bisa dimainkan oleh keyboard, dengan
menggunaka flasdisk. “Irama musiknya jadi imitasi. Kalau pun menggunakan alat
musik tradisional, tidak berlama-lama,” tuturnya.

Rosul berharap, Pemerintah Kabupaten
Simalungun, memberikan perhatian serius untuk pelestarian alat musik tradisional
karea Pembinaan yang dilakukan  Pemerintah
Kabupaten Simalungun masih temporer.

“Harapan
saya, pemerintah membuat kebijakan, diklat, sehingga alat musik tradisional
Simalungun tidak hilang ditelan masa,” pintanya. (
Midian Simatupang)

KEAJAIBAN ORGAN TUBUH MANUSIA DALAM MEMPERBAIKI DIRINYA SENDIRI

Percaya atau tidak, paru-paru Anda ternyata usianya baru enam minggu dan pengecap di lidah usianya baru 10 hari.Lantas apa alasannya? Tubuh secara alami bersikus yang membuat organ di tubuh tak setua yang Anda bayangkan.Berapa sajakah usia bagian di tubuh Anda?...

Mapan dulu atau Nikah dulu ??

Kemapanan sebelum menikah tentunya sangat diidam-idamkan oleh wanita maupun laki-laki, hmm..apalagi yang namanya laki-laki, banyak yang gak mau nikah karna belum mapan. Dan uniknya, ini karna doktrin dari para wanita, karna wanita ingin laki-laki yang mapan sebelum...

H2O meerjungfrau: Sakitnya Hidup Dalam Kebohongan

Bohong !! bila anda mendengar kata itu pasti yang terbesik dihati dan pikiran anda adalah rasa marah, jengkel atau rasa geram yang tak terkira, karena anda merasa ditipu.Dan pastinya rasa percaya yang ada selama ini secara otomatis akan hilang baik secara perlahan...

“PACARMU ITU BELUM TENTU JADI JODOHMU”

Seorang PACAR itu kebanyakan hanya hadir sebagai penghias hidup seseorang. Dia hanya singgah sebentar yang terkadang menyisakan kepahitan dan penyesalan yang berkepanjangan.Sedangkan JODOH adalah teman hidup yang telah digariskan Allah untuk menjadi pasangan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *